Apa saja kandungan beeswax atau lilin lebah? Dibalik manfaatnya sebagai poles hingga bahan
kosmetik, terdapat senyawa-senyawa yang begitu beragam!
Beeswax
atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai lilin lebah, adalah zat yang
dikeluarkan oleh lebah pekerja muda untuk memperkokoh sarang. Bahan ini
memiliki titik didih rendah sehingga secara tradisional telah lama dimanfaatkan
sebagai lilin.
Selain
dijadikan bahan pembuat lilin, beeswax juga sering dipakai sebagai poles.
Produk-produk dari kayu, kulit, logam, hingga gading dulunya dirawat dengan
lilin ini. Sebab ketika digunakan, beeswax memang bisa membuat warna lebih
tajam. Kayu yang di-beeswax, misalnya, akan tampak seperti baru lagi setelah
digosok dengan lilin ini.
Meski
tak sepopuler madu, royal jelly, dan propolis, penggunaan beeswax di era modern
sekarang ini juga cukup masig. Banyak poles modern berbahan beeswas yang
muncul. Di Indonesia, kita kenal dengan pemoles Biopolish yang bahan utamanya
adalah lilin ini. Selain Biopolish, beeswax pun sudah merambah bidang industri
lain terutama kosmetik. Lilin ini biasa dipakai untuk membuat lip balm hingga
lip gloss. Karena bisa bekerja dengan baik dan aman (bahkan untuk dimakan
sekalipun), tak heran bahan ini banyak dicari-cari. Lalu apa sebenarnya kandungan
beeswax hingga memiliki banyak fungsi?
Kandungan Beeswax di
Balik Manfaat Luar Biasanya
Pertanyaan
mengenai apa kandungan beeswax sangat wajar timbul mengingat manfaat lilin ini yang
begitu luar biasa. Dari sisi senyawanya sendiri, lilin lebah terdiri atas
beragam zat. Material ini mengandung :
Kandungan
|
Persentase
|
Hidrokarbon
|
14%
|
Asam
Poliester
|
1%
|
Hidroksi
Poliester
|
8%
|
Hidroksi
Monoester
|
4%
|
Monoester
|
35%
|
Asam
Ester
|
1%
|
Triester
|
3%
|
Diester
|
14%
|
Asam
Lemak Bebas
|
12%
|
Lain-lain
|
6%
|
Dengan
kandungan yang begitu kaya tersebut, bahan ini akan mampu memberikan semacam
perawatan pada produk-produk Anda, termasuk yang sudah lama. Atau dengan kata
lain, sofa, pintu, ataupun jaket kulit Anda bsa tampak seperti baru lagi
setelah dipoles dengan pemoles dengan bahan beeswax.
Hasil
polesan dengan beeswax sendiri jelas sangat berbeda dengan parafin wax.
Sebab beeswax bisa merasuk ke dalam
substrat produk-produk Anda. Sebagai bahan pembuat lilin pun, beeswax memiliki
aroma yang sangat baik dibanding lilin biasa dari parafin.

0 Response to "Kandungan Beeswax Dibalik Manfaatnya yang Luar Biasa"
Posting Komentar